2016-06-01
2015-06-19
Terus Memberi
membina kota
tidak semudah membina kata
namun,
alasan adalah milik manusia gagal - sebaliknya
sang juara terus mencari jalan!
Gema Suara
Junaidi Ahmad
2 Ramadhan 1436H
2013-12-22
Tarbiyah itu nadi
Bismillah..
Tarbiyah itu nadi.
Semakin jauh kita dengannya.
Semakin gelisah dan tidak tenang hati kita.
Tarbiyah itu segala-galanya.
Sukakan perkara baik itulah dia.
Bencikan perkara maksiat itulah dia.
Ringkasnya,
Tarbiyah itu harus dicari dan dikejar.
Bukan hanya menunggu dan melihat sahaja.
Moga Allah bukakan mata, hati dan minda kita untuk menyambut tarbiyah-Nya.
Tarbiyah itu nadi.
Semakin jauh kita dengannya.
Semakin gelisah dan tidak tenang hati kita.
Tarbiyah itu segala-galanya.
Sukakan perkara baik itulah dia.
Bencikan perkara maksiat itulah dia.
Ringkasnya,
Tarbiyah itu harus dicari dan dikejar.
Bukan hanya menunggu dan melihat sahaja.
Moga Allah bukakan mata, hati dan minda kita untuk menyambut tarbiyah-Nya.
2013-10-16
Spectra
SPECTA
otot nadi senja
mulai meregang
perlahan cakrawala
menelan matahari
deru suara pesawat
melintas diatasnya
semua terekam
dalam satu bingkai
nuansa warna
Achmad Masih | jingga Kasongan,2013
sekeping rasa dusta
rasa itu
ku pijak-pijak
pada perutnya
biar mati
hanya yang merasai
betapa rasa ini kesakitan
yang harus dibunuh tanpa simpati
junaidiahmad | Okt 2013 Kangar
2013-10-15
hakikat diri
ku selak helai demi helai kisah sahabat.
ku belek satu demi satu tentang diriku. jauh!
Allahurabbi.
Oktober 2013 Kangar
larian hati
bicaranya pada diam. juga pada ujian.
tiada cela yang mencelah. semuanya sempurna.
dan pada angin ku khabarkan, aku ingin berlama disini. menemani bakti yang sedang ku jejaki. bersama hati hina menadah sakti dari Tuhan.
junaidiahmadoktober 2013
Hai Ma!
-Rendra
Ma,
bukan maut yang menggetarkan hatiku
tetapi hidup yang tidak hidup
karena kehilangan daya dan kehilangan fitrahnya
ada malam-malam aku menjalani lorong panjang
tanpa tujuan kemana-mana
hawa dingin masuk kebadanku yang hampa
padahal angin tidak ada
bintang-bintang menjadi kunang-kunang
yang lebih menekankan kehadiran kegelapan
tidak ada pikiran, tidak ada perasaan, tidak ada suatu apa
Hidup memang fana, Ma
tetapi keadaan tak berdaya membuat diriku tidak ada
kadang-kadang aku merasa terbuang ke belantara
dijauhi Ayah Bunda dan ditolak para tetangga
atau aku terlantar di pasar
aku bicara tetapi orang-orang tidak mendengar
mereka merobek-robek buku dan menertawakan cita-cita
aku marah, aku takut, aku gemetar
namun gagal menyusun bahasa
Hidup memang fana,Ma
itu gampang aku terima
tetapi duduk memeluk lutut sendirian di savana
membuat hidupku tak ada harganya
kadang-kadang aku merasa ditarik-tarik orang kesana kemari
mulut berbusa sekadar karena tertawa
hidup cemar oleh basa basi
dan orang-orang mengisi waktu dengan pertengkaran edan
yang tanpa persoalan
atau percintaan tanpa asmara
dan sanggama yang tidak selesai
Hidup memang fana tentu saja, Ma
tetapi akrobat pemikiran dan kepalsuan yang dikelola
mengacaukan isi perutku lalu
mendorong aku menjeri-jerit
sambil tak tahu kenapa
rasanya setelah mati berulang kali
Tak ada lagi yang mengagetkan dalam hidup ini
Tetapi Ma, setiap kali menyadari adanya kamu di dalam hidupku ini
aku merasa jalannya arus darah di sekujur tubuhku
Kelenjar-kelenjarku bekerja
sukmaku bernyanyi, dunia hadir
cicak di tembok berbunyi
tukang kebun kedengaran berbicara pada putranya
hidup menjadi nyata, fitrahku kembali
Mengingat kamu Ma, adalah mengingat kewajiban sehari-hari
kesederhanaan bahasa prosa, keindahan isi puisi
kita selalu asyik bertukar pikiran ya Ma?
masing-masing pihak punya cita-cita
masing-masing pihak punya kewajiban yang nyata
Hai Ma!
apakah kamu ingat
aku peluk kamu di atas perahu
ketika perutmu sakit dan aku tenangkan kamu
dengan ciuman-ciuman di lehermu?
Masyaallah..aku selalu kesengsem pada bau kulitmu
Ingatkah waktu itu aku berkata
kiamat boleh tiba, hidupku penuh makna
Hehehe waahh..aku memang tidak rugi ketemu kamu di hidup ini
dan apabila aku menulis sajak
aku juga merasa bahwa kemaren dan esok
adalah hari ini
Bencana dan keberuntungan sama saja
Langit di luar, langit di badan bersatu dalam jiwa
Sudah ya Ma
Jakarta Juli 1992
Ma,
bukan maut yang menggetarkan hatiku
tetapi hidup yang tidak hidup
karena kehilangan daya dan kehilangan fitrahnya
ada malam-malam aku menjalani lorong panjang
tanpa tujuan kemana-mana
hawa dingin masuk kebadanku yang hampa
padahal angin tidak ada
bintang-bintang menjadi kunang-kunang
yang lebih menekankan kehadiran kegelapan
tidak ada pikiran, tidak ada perasaan, tidak ada suatu apa
Hidup memang fana, Ma
tetapi keadaan tak berdaya membuat diriku tidak ada
kadang-kadang aku merasa terbuang ke belantara
dijauhi Ayah Bunda dan ditolak para tetangga
atau aku terlantar di pasar
aku bicara tetapi orang-orang tidak mendengar
mereka merobek-robek buku dan menertawakan cita-cita
aku marah, aku takut, aku gemetar
namun gagal menyusun bahasa
Hidup memang fana,Ma
itu gampang aku terima
tetapi duduk memeluk lutut sendirian di savana
membuat hidupku tak ada harganya
kadang-kadang aku merasa ditarik-tarik orang kesana kemari
mulut berbusa sekadar karena tertawa
hidup cemar oleh basa basi
dan orang-orang mengisi waktu dengan pertengkaran edan
yang tanpa persoalan
atau percintaan tanpa asmara
dan sanggama yang tidak selesai
Hidup memang fana tentu saja, Ma
tetapi akrobat pemikiran dan kepalsuan yang dikelola
mengacaukan isi perutku lalu
mendorong aku menjeri-jerit
sambil tak tahu kenapa
rasanya setelah mati berulang kali
Tak ada lagi yang mengagetkan dalam hidup ini
Tetapi Ma, setiap kali menyadari adanya kamu di dalam hidupku ini
aku merasa jalannya arus darah di sekujur tubuhku
Kelenjar-kelenjarku bekerja
sukmaku bernyanyi, dunia hadir
cicak di tembok berbunyi
tukang kebun kedengaran berbicara pada putranya
hidup menjadi nyata, fitrahku kembali
Mengingat kamu Ma, adalah mengingat kewajiban sehari-hari
kesederhanaan bahasa prosa, keindahan isi puisi
kita selalu asyik bertukar pikiran ya Ma?
masing-masing pihak punya cita-cita
masing-masing pihak punya kewajiban yang nyata
Hai Ma!
apakah kamu ingat
aku peluk kamu di atas perahu
ketika perutmu sakit dan aku tenangkan kamu
dengan ciuman-ciuman di lehermu?
Masyaallah..aku selalu kesengsem pada bau kulitmu
Ingatkah waktu itu aku berkata
kiamat boleh tiba, hidupku penuh makna
Hehehe waahh..aku memang tidak rugi ketemu kamu di hidup ini
dan apabila aku menulis sajak
aku juga merasa bahwa kemaren dan esok
adalah hari ini
Bencana dan keberuntungan sama saja
Langit di luar, langit di badan bersatu dalam jiwa
Sudah ya Ma
Jakarta Juli 1992
2013-02-15
terus berlari
jatuh.
bangkit!
jatuh.
parah.
lumpuh.
lama.
bangkit!
jatuh lagi.
bangkit semula!
mengertilah,
tidak pernah Allah murka kita jatuh berkali-kali
bahkan Allah beri ganjaran pabila kita bangkit kembali!
junaidiahmad | SRIAT
bangkit!
jatuh.
parah.
lumpuh.
lama.
bangkit!
jatuh lagi.
bangkit semula!
mengertilah,
tidak pernah Allah murka kita jatuh berkali-kali
bahkan Allah beri ganjaran pabila kita bangkit kembali!
junaidiahmad | SRIAT
2013-02-08
Maafkanku teman
Astaghfirullah..
Didalam fikiran ini, hanya Allah yang tahu .
Seusai seharianku bekerja,
Muhasabah di penghujung hari,
Aku selak helaian-helaian lepas,
mengingati satu persatu peristiwa,
Saudaraku, aku ini insan dhaif,
tindakan ku mungkin tidak semuliamu,
justeru itu,
Maafkan aku jika aku berkasar denganmu,
aku cuma inginkan yg terbaik antara kita,
agar kita dapat melalui hidup ini dengan tenang,
tetapi engkau masih tidak mengerti.
aku cuba utk memahamimu,
dan cuba juga utk membantu kesulitanmu,
maka,
engkau juga harus cuba memahami kondisi diriku,
dan cubalah juga utk menerima bantuanku..
Aku di sini tiada siapa2 utk memberi perhatian,
kecuali kepadamu sebagai saudaraku..
ainnafz^^,
Didalam fikiran ini, hanya Allah yang tahu .
Seusai seharianku bekerja,
Muhasabah di penghujung hari,
Aku selak helaian-helaian lepas,
mengingati satu persatu peristiwa,
Saudaraku, aku ini insan dhaif,
tindakan ku mungkin tidak semuliamu,
justeru itu,
Maafkan aku jika aku berkasar denganmu,
aku cuma inginkan yg terbaik antara kita,
agar kita dapat melalui hidup ini dengan tenang,
tetapi engkau masih tidak mengerti.
aku cuba utk memahamimu,
dan cuba juga utk membantu kesulitanmu,
maka,
engkau juga harus cuba memahami kondisi diriku,
dan cubalah juga utk menerima bantuanku..
Aku di sini tiada siapa2 utk memberi perhatian,
kecuali kepadamu sebagai saudaraku..
ainnafz^^,
2012-11-17
Doaku
Meski aku mengerti
betapa tidak sempurna diri dan jiwa ini
untuk bertemu denganmu wahai ilahi
sebagai pemegang panji panji
namun telus hatiku ini
dalam cita serta mimpi
kurniakanlah syahid yang diidami padaku ya Rabbi!
Junaidi Ahmad
Langkawi
2012-10-15
Kasih seorang sahabat
Why should the time keep ticking and the brain sometimes stop thinking?
When a pencil start to write, sometimes the paper need a pen.
Please don't stop splash the ink my friend.
If a pencil will have its sharpener as a life time companion
a favorable pen will have its refill.
-And you know who should it be.
La haula wala quwwata illa billah.
A hearty poem for a friend of Habib, whom I called Tuan.
2012-09-30
Episod Hati : Bersangka Baik
:: Episod Hati : Bersangka Baik
Hati tersenyum riang,
tatkala kesenangan bertandang.
Hati merudum duka,
tika kesusahan melintas,
Saat itu,
ingatan kita kembali pada siapa?
Hati yang sentiasa mengingati Robbnya,
kata syukur sentiasa meniti di bibirnya.
Hati yang sering alpa dengan hal duniawi semata,
kata keluhan menjadi irama bibirnya.
Saat itu,
apakah sebenarnya yang kita harapkan?
Allahu Akbar,
Allah Maha Besar,
Senang susah, Suka duka,
dari Allah kita datang dan kepada Allah kita kembali.
Tidak rugi mengucapkan Alhamdulillah tika suka atau duka.
kerana itu petanda kita bersangka baik dengan Allah.
sukar kah?
Ucaplah Alhamdulillah, nescaya bibirmu akan tersenyum kala suka atau duka.
-lunch time; 12:48-
Hati tersenyum riang,
tatkala kesenangan bertandang.
Hati merudum duka,
tika kesusahan melintas,
Saat itu,
ingatan kita kembali pada siapa?
Hati yang sentiasa mengingati Robbnya,
kata syukur sentiasa meniti di bibirnya.
Hati yang sering alpa dengan hal duniawi semata,
kata keluhan menjadi irama bibirnya.
Saat itu,
apakah sebenarnya yang kita harapkan?
Allahu Akbar,
Allah Maha Besar,
Senang susah, Suka duka,
dari Allah kita datang dan kepada Allah kita kembali.
Tidak rugi mengucapkan Alhamdulillah tika suka atau duka.
kerana itu petanda kita bersangka baik dengan Allah.
sukar kah?
Ucaplah Alhamdulillah, nescaya bibirmu akan tersenyum kala suka atau duka.
-lunch time; 12:48-
2012-09-20
Ramadhan yang dirindui
Gema takbir disambut palu selautan malam,
tapi hati ini pilu semahunya
ramadhan yang menjulang keberkatannya telah lenyap diufuk bulan,
apakah daku sempat bertalaqqi dengannya lagi?
kini, syawal memerangkap bulan,
Tuhan hadiahkan sebuah kemenangan
buat mereka yang peroleh ijazah taqwa,
ayuh, kita raikan dengan jiwa hamba
tasbih rindu menyahkan gusar
zikir hati berulang kali mohon diri dilindungi
takbir kebesaran..
Allah hidupkan kami untuk bulan-bulan mendatang
biar mampu berterusan
biar bertemu lagi Ramadhan akan datang,
andai gugur di tangah jalan,
Tuhan, jadikan kami abid syahid yang pulang..
-Tuan Habib
2012-09-15
Kembali
Aku rindu,
pada waktu itu,
kekuatan yang memeluk daku,
pada cinta itu,
kebahagiaan yang membuat aku terbang,
pada rasa itu,
ketenangan yang melingkari sanubari,
dan pada pena yang memberi nafas pada hidup.
Aku benar-benar rindu,
dan kini aku kembali,
dicelah kekalutan belantara resah dan gelisah,
dalam larian kehidupan yang amat memenatkan.
Moga aku kuat!
2012-06-12
Bahasa Keadilan
Ketika dunia sedang derita
syaitan dan iblis bermaharajalela
menambahkan lagi duka dunia tua
manusia-manusia merasakan sudah tiba
untuk bangkit merawat luka
tanpa mengira warna kulit, bangsa dan agama
manusia bersatu dibawah satu bahasa
yang difahami seluruh cakerawala dan buana
-bahasa keadilan!
seribu empat ratus tahun dahulu
bahasa itu pernah dilantunkan dibumi Munawwarah
para malaikat bersatu dengan manusia
patuh pada Tuhan yang Esa
dibawah bahasa ini- bahasa keadilan!
hari ini,
setelah lama bahasa ini cuba dipadam dan direndam dalam relau yang membakar
tak sesekali ia mencair menjadi abu
bahkan kini, menjadi belati tajam
memancung leher-leher syaitan iblis yang gila!
-Kuala Terengganu (12 Jun)
syaitan dan iblis bermaharajalela
menambahkan lagi duka dunia tua
manusia-manusia merasakan sudah tiba
untuk bangkit merawat luka
tanpa mengira warna kulit, bangsa dan agama
manusia bersatu dibawah satu bahasa
yang difahami seluruh cakerawala dan buana
-bahasa keadilan!
seribu empat ratus tahun dahulu
bahasa itu pernah dilantunkan dibumi Munawwarah
para malaikat bersatu dengan manusia
patuh pada Tuhan yang Esa
dibawah bahasa ini- bahasa keadilan!
hari ini,
setelah lama bahasa ini cuba dipadam dan direndam dalam relau yang membakar
tak sesekali ia mencair menjadi abu
bahkan kini, menjadi belati tajam
memancung leher-leher syaitan iblis yang gila!
-Kuala Terengganu (12 Jun)
2012-05-15
DEDICATION
Have my heart
my soul
running free
set the goal
to all the one that i love u so
put me close
Allah, number one for me.-maher zain.
Cerita Habib: Suka sangat dengar lagu so soon maher zain. Rindu yang dah pergi. Moga Allah amankan mereka semua. Amin.
2012-04-27
duduk bantah
duduk bantah bukan demokrasi mentah.
kuasawan & bangsawan harus diajar oleh rakyat betah.
manakan tidak, diambil padi diberikan rakyat hanya antah.
ayuh, kita duduk bantah, mereka bangkit muntah.
- Beseri, Perlis
2012-04-26
masa
Larian masa,
sepantas cheetah,
selaju cahaya,
hadirnya sekali.
tidak kembali.
Lu'luah Nur Jamilah
Subscribe to:
Posts (Atom)







